Sultan al-Awliya
Mawlana Syekh Nazim al-Haqqani
22 Februari 2012 Lefke, Siprus
Ini adalah shuhbah pertama sejak khalwat beliau, yang menunjukkan pentingnya menegakkan dan mengimplementasikan Syari`ah.
22 Februari 2012
Berikut ini adalah rekaman audio dari pernyataan Mawlana. Videonya akan dimuat ketika Mawlana Syekh Nazim (q) sudah pulih sepenuhnya, insya Allah.
Selain orang-orang yang saya undang, (tutup pintunya). Nabil dekat dengan kita, tetapi Syari`ah tidak menerima hal ini. Syari`ah tidak menerimanya dan apa yang tidak diterima, maka itu tidak boleh. Sekarang ia datang dan duduk. Doakan saya. Tetapi kita harus patuh terhadap Syari`ah! Ada mahram di sini.
Dia (Nabil) memandang pada mahram, berbicara dengan mereka, berseru pada mereka. Itu tidak perlu. Itulah sebabnya tidak ada pria non mahram yang boleh masuk ke sini. Ini merupakan beban berat bagi saya. Pengecualian hanya bagi Hussein (Hussein komputer), seorang yang fakir. Bahkan sebenarnya ia juga harus datang dengan seorang (mahram), dan bukannya datang sendiri, tidak sendiri.
Ini sangat penting untuk memperingatkan orang. Waktu Salat `Ashar ini beban berat datang pada saya. Nabil dekat, tetapi ini adalah aturan Syari`ah. Misalnya jika Feridun berada di sini, itu tidak akan terjadi. Dia tidak akan menerimana ini juga (karena Syari`ah tidak menerima ini). Tempat ini adalah rumahnya Feridun dan kalian diharamkan (untuk bicara dengan anggota keluarganya).
Semua anak saya dan lingkaran dalam keluarga saya terbuka bagi mereka. Tetapi orang lain betapapun dekatnya tidak bisa seperti keluarga saya. Ini adalah peringatan yang penting. Siapapun yang ingin mengirimkan salam kepada saya, mereka bisa mengirimkannya dari masjid atau setelah mendapat izin, mereka boleh bertemu dengan saya ketika mahram saya tidak ada. Jika ada wanita di sini, tidak ada yang boleh masuk . Ini sangat penting.
Bersiaplah, ini merupakan beban yang sangat berat. Sekarang ini merupakan zamannya Haqq. Haqq akan berlaku dan orang yang berada di luar Haqq akan disingkirkan. Semoga Allah tidak menjadikan kita di antara mereka. Kita menginginkan kedekatan. Syukur kepada Allah. Hari ini adalah yang pertama. (Shuhbah yang pertama, 22 Februari 2012).
Saya duduk hampir satu bulan. Saya lelah berada di tempat tidur ini. Astaghfirullah. Ini menyakitkan. Wanita mempunyai izin dan beginilah aturannya. Sekarang untuk wanita, mereka boleh datang dan pergi kapan saja. Kami tidak ingin ada laki-laki lain selain mahram. Perhatikan hal ini. (Mawlana mengeluh pada putranya mengenai Riham. Mawlana minta kepada Syekh Mehmet, katakan pada mereka agar tidak bersikeras). Mereka tetap bersikeras, bahkan ketika saya mengatakan pada mereka bahwa saya sudah kenyang. Ini tidak baik. Sekarang sudah malam, saya hanya duduk di sini, jika saja saya bergerak (menyiratkan beliau terlalu banyak makan).
Non-Mahram tidak boleh masuk ke sini. Ada satu hal lagi yang penting, Syekh Mehmet Effendi. Pria tidak diizinkan untuk saling berciuman. Sama sekali tidak boleh. Saya tidak pernah menyukainya. Apakah hal itu diperbolehkan di dalam Syari`ah? Mereka menjadikannya sebagai kebiasaaan. Kebiasaan Setan! Bahkan berpelukan pun tidak dapat diterima untuk pria. Berpelukan itu makruh atau haram. Berciuman adalah haram bagi pria. Pria tidak boleh berciuman dengan pria lainnya. Kalian harus berhati-hati mengenai hal ini. Ini seperti menjadi wabah.
Syekh Mehmet: Itu lebih umum di kalangan orang Arab.
Itu karena ketidakpedulian mereka. Nabi (s) tidak pernah mencium orang lain di wajahnya. Orang-orang setelah beliau (s) pun tidak pernah melakukan hal ini. Tangan boleh dicium. Ini penting! Mungkin karena hormat, kalian boleh mencium tangan seseorang. Tetapi orang tua tidak mesti harus mencium orang itu kembali. Ini juga makruh atau haram. Ini adalah hal yang penting. Tajali yang akan menghancurkan Setan telah dimulai, ia akan hancur. Kerajaannya bagaikan rumah yang dibangun dari jerami. Ia tidak mempunyai kekuatan atau nilai. Waktunya telah datang, ia akan dihancurkan. Kalian yang melakukannya dan kami menyaksikannya. Kalian boleh membuat orang-orang mendengar hal ini.
Selama salat, anak muda tidak boleh ada di depan, tetapi harus di belakang. Pertimbangkanlah hal ini lalu diterapkan. Saya mendapat inspirasi bahwa tajali telah berubah. Sekarang aturan Syari`ah akan berlaku. Tolonglah yaa Rabbii dalam pengkhidmatan kepada Mahdi (a). Amin!
Jika diperlukan, seseorang bisa mendapat izin dan naik ke atas dengan anggota keluarga yang pria ketika tidak ada wanita di sana . Tidak ada wanita yang hadir dengan pria manapun. Saya melihat Nabil datang dan masuk. Ia sudah terbiasa melakukannya. Tetapi ini bukanlah hal yang benar. Ia membuka pintu dan masuk. Istrinya juga begitu. Putri saya di sini, perawat, dan bibimu. Ia (Nabil) bicara kepada mereka juga. Ini tidak bisa diterima. Tempat ini sebenarnya milik Feridun. Dan tanpa seizinnya tidak ada yang boleh masuk ke sini.
Wa min Allah at Tawfiiq, Fatiha.
http://www.sufilive.com/Mawlana_Shaykh_Nazim_Enforcing_Shari%C3%A1h_Rules_in_His_House_Due_to_Heavy_Unbearable_Burdens-4176.html
© Copyright 2012 Sufilive. This transcript is protected by international copyright law.
Please attribute Sufilive when sharing it. JazakAllahu khayr.
Biarkan kami mengetahui bagaimana perasaan Anda terhadap hal ini dengan mengisi petisi berikut dan memberikan komentar di link berikut ini:
http://www.ipetitions.com/petition/removeriham/